
Malang – Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) kembali memperkuat jejaring internasional melalui pelaksanaan International Community Service and Internship Program 2026 bekerja sama dengan Universiti Teknikal Malaysia Melaka (UTeM), Malaysia. Program yang berlangsung pada 19 Juli hingga 9 Agustus 2026 ini menjadi salah satu implementasi nyata kemitraan kedua perguruan tinggi dalam mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi melalui pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Sebanyak 15 mahasiswa Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Unikama akan mengikuti program tersebut di Malaysia. Selama tiga minggu, para peserta akan terlibat dalam berbagai kegiatan community service dan internship yang memberikan pengalaman belajar lintas budaya, penguatan kompetensi profesional, serta kesempatan membangun jejaring akademik di lingkungan internasional. Selain diikuti mahasiswa, program ini juga melibatkan tiga ketua program studi dari FBS Unikama yang akan melaksanakan kegiatan guest lecture sesuai bidang keilmuan masing-masing sebagai bagian dari penguatan kolaborasi akademik antara kedua institusi.
Seremoni pelepasan peserta berlangsung di lingkungan Unikama dan dihadiri oleh Wakil Rektor I Unikama, Dr. Choirul Huda, M.Si., Dekan Fakultas Bahasa dan Sastra, Rusfandi, S.Pd., M.A., Ph.D., serta dua delegasi dari UTeM, yaitu Dr. Isma Addi bin Jumbri dan Dr. Fauzan Sholeh. Kehadiran pimpinan dari kedua perguruan tinggi tersebut menjadi simbol kuat komitmen bersama dalam memperluas ruang kolaborasi internasional yang berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Wakil Rektor I Unikama, Dr. Choirul Huda, M.Si., mengajak seluruh peserta memanfaatkan kesempatan ini sebagai proses pembelajaran yang tidak hanya meningkatkan kemampuan akademik, tetapi juga membentuk karakter dan wawasan global. Menurutnya, mahasiswa merupakan representasi bangsa dan universitas sehingga diharapkan mampu menunjukkan sikap profesional, menjunjung tinggi nilai gotong royong, serta membangun kolaborasi dengan masyarakat dan sivitas akademika di negara tujuan.
“Bawalah nama Indonesia dan Unikama dengan bangga. Jangan hanya menyelesaikan program, tetapi belajarlah sebanyak mungkin. Berangkatlah dengan percaya diri, dan pulanglah membawa perubahan,” pesannya.
Sementara itu, Dekan Fakultas Bahasa dan Sastra Unikama, Rusfandi, S.Pd., M.A., Ph.D., menyampaikan apresiasi kepada UTeM atas kepercayaan yang diberikan kepada mahasiswa Unikama. Ia menegaskan bahwa program ini merupakan implementasi nyata dari kerja sama yang telah dibangun kedua institusi dan diharapkan memberikan manfaat yang berkelanjutan.
Menurutnya, keterlibatan mahasiswa semester enam dari tiga program studi dalam program ini tidak hanya menjadi bagian dari pelaksanaan Community Service dan Internship, tetapi juga menjadi sarana untuk memperluas pengalaman akademik di tingkat internasional. Di sisi lain, keikutsertaan para ketua program studi dalam kegiatan guest lecture diharapkan semakin memperkuat kolaborasi akademik antara Unikama dan UTeM.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada UTeM atas kesempatan yang diberikan kepada mahasiswa kami. Semoga program ini memberikan dampak positif bagi kedua institusi dan menjadi awal dari kolaborasi akademik yang semakin luas pada masa mendatang,” ujarnya.
Mewakili UTeM, Dr. Isma Addi bin Jumbri menyampaikan bahwa program ini merupakan implementasi dari Memorandum of Understanding (MoU) yang telah disepakati antara UTeM dan Unikama dalam lingkup Tri Dharma Perguruan Tinggi. Ia menjelaskan bahwa mahasiswa Unikama akan memperoleh pengalaman belajar bersama peserta dari berbagai negara, termasuk melalui kegiatan teaching factory, sehingga memiliki kesempatan untuk memahami praktik pembelajaran dan kolaborasi dalam lingkungan multikultural.
Menurutnya, program mobilitas internasional bukan hanya tentang perpindahan mahasiswa antarnegara, melainkan juga membangun cara pandang global, profesionalisme, dan jejaring akademik yang akan menjadi bekal penting di masa depan.
“Come with an open mind, be responsible, and represent your university with professionalism. Enjoy the program, gain new knowledge, and we hope this partnership will continue to grow through more collaborative activities in the future,” ungkapnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Dr. Fauzan Sholeh dari UTeM yang menyampaikan dukungannya terhadap keberlanjutan kemitraan antara UTeM dan Unikama. Ia berharap kerja sama yang telah terjalin tidak hanya berfokus pada mobilitas mahasiswa, tetapi juga berkembang dalam bentuk kolaborasi penelitian, publikasi ilmiah internasional, pertukaran dosen, pengembangan kurikulum, serta berbagai program akademik lainnya yang memberikan manfaat bagi kedua institusi.
Pelaksanaan International Community Service and Internship Program 2026 menjadi salah satu langkah strategis Unikama dalam mendukung visi internasionalisasi perguruan tinggi. Lebih dari sekadar program mobilitas mahasiswa, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat hubungan kelembagaan antara Unikama dan UTeM sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Melalui pengalaman belajar lintas budaya, kolaborasi internasional, dan interaksi dengan sivitas akademika dari berbagai negara, para mahasiswa diharapkan kembali ke Indonesia dengan wawasan yang lebih luas, kemampuan profesional yang semakin matang, serta kesiapan untuk menjadi lulusan yang mampu berkontribusi dalam lingkungan global. Program ini sekaligus menegaskan komitmen bersama Unikama dan UTeM dalam membangun kemitraan internasional yang berkelanjutan dan saling memberikan manfaat bagi pengembangan pendidikan tinggi di kedua negara.